Kampoeng Wisata Bisnis Tegalwaru https://www.wisatabisnistegalwaru.com Training Menjadi Entrepreneur dan Social Entrepreneur Sat, 21 Apr 2018 15:58:27 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.9 https://www.wisatabisnistegalwaru.com/wp-content/uploads/2017/07/cropped-PP-FP-KWBT-32x32.jpg Kampoeng Wisata Bisnis Tegalwaru https://www.wisatabisnistegalwaru.com 32 32 Hari Terakhir Politeknik Singapura Dan UMJ di Tegalwaru https://www.wisatabisnistegalwaru.com/960-2/ https://www.wisatabisnistegalwaru.com/960-2/#respond Mon, 26 Mar 2018 13:27:35 +0000 http://www.wisatabisnistegalwaru.com/?p=960 Sedih berbaur bahagia. Hari ini mahasiswa politeknik Singapura berpisah. Terlihat sore tadi mereka membagikan kue-kue dan kenang-kenangan kepada anak-anak desa Tegalwaru sebagai rasa sayang.

Bahagia tidak terkira juga para UKM rasakan kesulitan yang di hadapi saat ini oleh mahasiswa ini di berikan beberapa solusi berupa alat dan beberapa teknologi lain seperti membuat rancangan maket kios, alat pemotong bambu, alat peraga dan model brosur unyil marketing. Decak kagum mereka begitu antusias ingin berusaha memberi solusi dan semangat untuk kemajuan Kampung Wisata Bisnis Tegalwaru. Semoga sinergi antar negara ini terus memberikan kebaikan dan kesejahteraan bagi para UKM Indonesia amiin..

[See image gallery at www.wisatabisnistegalwaru.com] ]]>
https://www.wisatabisnistegalwaru.com/960-2/feed/ 0
25 Mahasiswa Singapura Belajar Kerajinan Tangan di Tegalwaru https://www.wisatabisnistegalwaru.com/25-mahasiswa-singapura-belajar-kerajinan-tangan-di-tegalwaru/ https://www.wisatabisnistegalwaru.com/25-mahasiswa-singapura-belajar-kerajinan-tangan-di-tegalwaru/#respond Fri, 23 Mar 2018 12:38:19 +0000 http://www.wisatabisnistegalwaru.com/?p=961 REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dan Singapore Polytechnic (SP) menghelat program bersama di Desa Tegalwaru, Bogor, Jawa Barat. Sebanyak 25 mahasiswa UMJ mendampingi 25 mahasiswa SP dalam melakukan program  yang berlangsung 19-30 Maret itu.

Berdasarkan siaran pers yang disampaikan kepada Republika.co.id,  Jumat (25/3), Program Learning Express (LeX) antara mahasiswa UMJ dengan mahasiswa SP itu memilih desa Tegal Waru, Bogor, yang merupakan desa pembuat kerajinan tangan. Di sana mahasiswa SP dan UMJ akan belajar cara membuat kerajinan tangan bersama warga masyarakat yang ada di lokasi tersebut.

Mahasiwa SP dan UMJ akan berada di desa Tegal Waru selama empat hari dan bermalam di rumah penduduk di desa tersebut. Lalu mereka akan kembali ke Kampus UMJ untuk melakukan diskusi tentang hasil observasi mereka dan melakukan Design Thinking (DT) dan Empathy Study bersama.

Selama berada di Kampus UMJ, mahasiswa SP bermalam di Asrama Mahasiswa UMJ. Program LeX ini didampingi oleh empat dosen pendamping dari Fakultas Agama Islam UMJ dan tiga dosen pendamping dari SP. Program ini yang pertama dilakukan di UMJ, dan kerja sama ini akan berkesinambungan setiap tahun.

Acara pembukaan Program LeX dilakukan di Aula Pascasarjana UMJ pada hari Senin, 19 Maret 2018 dan dibuka oleh Rektor UMJ, Prof. Dr. Syaiful Bakhri, SH, MH. Pembukaan ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Agama Islam UMJ, Rini Fatma Kartika, MH dan Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UMJ, Endang Zakaria, MH.

Menurut Kepala KUI UMJ, Endang Zakaria, program LeX antara UMJ dengan SP ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat bersama antara mahasiswa kedua lembaga pendidikan tinggi. Program ini bermanfaat bagi mahasiswa untuk belajar bersama masyarakat dalam membuat kerajinan tangan. Terlebih pembuatan kerajinan tangan menjadi pengalaman pertama bagi mahasiswa SP di Indonesia.

Sumber :
http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/sang-pencerah/18/03/23/p60zez423-25-mahasiswa-singapura-belajar-kerajinan-tangan-di-tegalwaru

]]>
https://www.wisatabisnistegalwaru.com/25-mahasiswa-singapura-belajar-kerajinan-tangan-di-tegalwaru/feed/ 0
Kunjungan RA Persistri Jakarta https://www.wisatabisnistegalwaru.com/kunjungan-ra-persistri-jakarta/ https://www.wisatabisnistegalwaru.com/kunjungan-ra-persistri-jakarta/#respond Tue, 06 Mar 2018 08:20:06 +0000 http://www.wisatabisnistegalwaru.com/?p=917 Alhamdulillah hari yang seruu šŸ˜˜šŸ˜ lebih dari 100 pengunjung dari RA Persistri Jakarta dan para wali murid serta guru belajar aneka bisnis dan outbond ..

Walau mau usia TK tapi begitu semangattt mengikuti aneka rangkaian kegiatan bisnis .. semoga besar nanti jadi pengusaha yang suskes ya dik

[See image gallery at www.wisatabisnistegalwaru.com] ]]>
https://www.wisatabisnistegalwaru.com/kunjungan-ra-persistri-jakarta/feed/ 0
Kursus Komputer Gratis Kelas Anak-anak https://www.wisatabisnistegalwaru.com/kursus-komputer-gratis-kelas-anak-anak/ https://www.wisatabisnistegalwaru.com/kursus-komputer-gratis-kelas-anak-anak/#respond Mon, 26 Feb 2018 06:43:53 +0000 http://www.wisatabisnistegalwaru.com/?p=885 Alhamdulillah hari ini dibuka kelas pertama. Sebanyak lebih dari 30 anak begitu semangat dan antusias. Diawali dengan pemahaman tentang apa itu komputer, sejarah komputer, dan program yang ada di dalamnya serta bagaimana komputer di masa akan datang membuat anak-anak membuka pikirannya ttg kecanggihan teknologi. Semoga menjadi wasilah pembuka impian positif untuk generasi milenial zaman now.

[See image gallery at www.wisatabisnistegalwaru.com] ]]>
https://www.wisatabisnistegalwaru.com/kursus-komputer-gratis-kelas-anak-anak/feed/ 0
https://www.wisatabisnistegalwaru.com/906-2/ https://www.wisatabisnistegalwaru.com/906-2/#respond Fri, 23 Feb 2018 09:27:33 +0000 http://www.wisatabisnistegalwaru.com/?p=906 Menerima tamu mahasiswa ekonomi syariah IPB dan komunikasi Universitas Pakuan , ke 3 mahasiswa ini sudah bolak-balik konsultasi terkait skripsinya tentang kampung wisata bisnis Tegalwaru.

Mahasiswa ekonomi syariah IPB tertarik meneliti tentang prospek pembentukan BMT syariah dalam mendongrak bisnis UKM dan menjadikan lembaga finansial yang amanah dan aman serta melepas masyarakat dari jeratan bank keliling.

Mahasiswa ke dua tertarik meneliti tentang proses penerapan parawisata halal di kampung wisata bisnis Tegalwaru dan ini sangat menarik dikarenakan konsep wisata halal sekarang sedang gencar di naikan oleh dinas pariwisata. Sambil diskusi, Alhamdulillah beberapa syarat sudah terpenuhi. 1. Masyarakat yang menjauh dari riba dalam sistem transaksinya, 2. Penerapan sikap memilih produk yang halal dalam keluarga, 3. Terciptanya masyarakat yang ramah (muslim friendly) karena di sini Alhamdulillah ada sekitar 100 home stay siap menerima tamu untuk menginap dan sinergi lainya. Semoga penelitiannya nanti bisa memberikan rekomendasi positif kepada warga Tegalwaru.

Sedangkan Shella mahasiswi dari Universitas Pakuan meneliti tentang konsep pola komunikasi yang di bangun baik internal maupun eksternal sehingga keberadaan kampung wisata bisnis Tegalwaru ini sedemikian dapat dirasakan oleh banyak pihak.

Semoga hasil skripsi mahasiswa ini bisa menjadi sebuah konsep dan rujukan untuk pengembangan di wilayah lain, amiin…

[See image gallery at www.wisatabisnistegalwaru.com] ]]> https://www.wisatabisnistegalwaru.com/906-2/feed/ 0 Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Yarsi Untuk Desa Tegalwaru https://www.wisatabisnistegalwaru.com/pengabdian-kepada-masyarakat-universitas-yarsi-untuk-desa-tegalwaru/ https://www.wisatabisnistegalwaru.com/pengabdian-kepada-masyarakat-universitas-yarsi-untuk-desa-tegalwaru/#respond Tue, 20 Feb 2018 23:11:48 +0000 http://www.wisatabisnistegalwaru.com/?p=857 Salah satu peran Perguruan Tinggi adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Untuk melaksanakan peran tersebut, Fakultas Ekonomi Universitas YARSI bekerjasama dengan Yayasan Kuntum Indonesia mengadakan kegiatan pelatihan pemasaran dan kewirausahaan di Kampung Wisata Bisnis Tegalwaru kabupaten Bogor.  Pelatihan kewirausahan menyangkut bagaimana uapaya meningkatkan  inovasi dan daya saing produk UKM di Kampung Wisata Bisnis, sedangkan pelatihan pemasaran berkaitan dengan meningkatkan orientasi pasar, pemasaran online, dan branding.

Jumlah sasaran yang terlibat sebanyak  25 pelaku UKM dari berbagai bidang usaha. Pelatihan dilakukan tiga kali . Target yang ingin dicapai dalam pelatihan kewirausahaan dan pemasaran ini adalah meningkatnya wawasan dan praktek  pelaku UKM tentang:  orientasi pasar, strategi pemasaran yang efektif, branding, upaya meningkatakan daya saing produk, jaringan pemasaran, export import. Berdasarkan hasil dan evaluasi, capaian program cukup  memuaskan. Ada beberapa kendala dalam pelaksanaan program baik yang bersifat teknis maupun non teknis. Yang bersifat teknis berkaitan dengan persiapan tim dan mitra, sedangkan yang non teknis berkaitan dengan rencana lokasi yang relatif jauh. Hasil pelatihan pemasaraan dan kewirausahaan sangat membantu pelaku UKM kampung Wisata Bisnis  dalam meningkatkan usahanya. Adanya peningkatan pengetahuan dan wawasan bisnis  pelaku UKM  tentang pemasaran dan kewirausahaan.Kegiatan  pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini didukung  oleh Kementrian ristekdikti dan Universitas YARSI serta pihak pihak terkait. Untuk itu kami mengucapkan terimakasih dan penghargan setinggi tingginya kepada Menristekdikti dan Rektor Universsitas YARSI serta  semua pihak terkait.

[See image gallery at www.wisatabisnistegalwaru.com] ]]>
https://www.wisatabisnistegalwaru.com/pengabdian-kepada-masyarakat-universitas-yarsi-untuk-desa-tegalwaru/feed/ 0
Pra Pensiun Bukopin https://www.wisatabisnistegalwaru.com/pra-pensiun-bukopin/ https://www.wisatabisnistegalwaru.com/pra-pensiun-bukopin/#respond Mon, 23 Oct 2017 00:47:45 +0000 http://www.wisatabisnistegalwaru.com/?p=740 Kunjungan purna karya Bank Bukopin cabang Jakarta .. wajah2 penuh antusias songsong masa pensiun .. pelatihan yang di hadiri pasangan suami istri ini mbrrikan semangat tersendiri .. bagaimana mempersiapkan pensiun se dini mungkin dan mjdkn lbh produktif dan bermanfaat di usia senja .. Alhamdulillah trm kasih atas kunjungan di kampung wisata bisnis Tegalwaru semoga dgn spirit social Enterpreneur mendatangkan rezeki yg smkin berkah aamiin ..

[See image gallery at www.wisatabisnistegalwaru.com] ]]>
https://www.wisatabisnistegalwaru.com/pra-pensiun-bukopin/feed/ 0
SMP Cikal Amri Jakarta https://www.wisatabisnistegalwaru.com/smp-cikal-amri-jakarta/ https://www.wisatabisnistegalwaru.com/smp-cikal-amri-jakarta/#respond Mon, 23 Oct 2017 00:43:35 +0000 http://www.wisatabisnistegalwaru.com/?p=736 See image gallery at www.wisatabisnistegalwaru.com] ]]> https://www.wisatabisnistegalwaru.com/smp-cikal-amri-jakarta/feed/ 0 Sang Pelopor kampung Bisnis dari Tegal Waru https://www.wisatabisnistegalwaru.com/sang-pelopor-kampung-bisnis-dari-tegal-waru/ https://www.wisatabisnistegalwaru.com/sang-pelopor-kampung-bisnis-dari-tegal-waru/#respond Fri, 28 Jul 2017 04:24:04 +0000 http://www.wisatabisnistegalwaru.com/?p=219

Lewat ketekunan dan semangat pengabdian, Tatiek Kancaniati berhasil mengubah wajah kampung yang mulanya mati dari geliat bisnis menjelma sebagai kampung wisata. Berkat usaha kerasnya pula Desa Tegal Waru kini mampu menyedot pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak sekolah, mahasiswa, ibu-ibu PKK, majelis taklim, hingga pebisnis dari seluruh Indonesia.

Lahir dan besar di Desa Tegal Waru, Bogor, membuat Tatiek hapal betul dengan pola kehidupan kaum perempuan di kampung halamannya. Tatiek melihat fenomena dari teman semasa kecilnya, tua sebelum waktunya. Meskipun banyak yang mempunyai usaha rumahan, banyak juga yang putus sekolah lalu menikah. Selanjutnya hanya menjadi ibu rumah tangga tanpa punya keterampilan, dan ada juga yang bekerja dengan upah rendah. Melihat kenyataan inilah, Tatiek mulai berpikir ingin menjadi motor penggerak pengembangan wanita pedesaan. Dengan mendirikan Yayasan Kuntum (Kreativitas Usaha Unit Muslimah) Indonesia tahun 2006, Tatiek memberdayakan ekonomi perempuan desanya dengan memberikan berbagai pelatihan keterampilan untuk usaha rumahan sehingga isu pernikahan dini serta putus sekolah bisa terpecahkan. Namun, karena kurangnya pengetahuan danĀ pengalaman, kegiatan Yayasan Kuntum Indonesia tidak berjalan semestinya.

NOOR STAR

Kegagalan tak menyurutkan langkah perempuan kelahiran 1 Oktober 1974 ini. Setelah menyelesaikan pendidikannya dan mengikuti program social entrepreneur leader, Tatiek kembali bersemangat untuk memperbaiki kualitas kesejahteraan perempuan di kampungnya dengan melakukan pemetaan dan menentukan prioritas kegiatan. Ia terus bersilaturahmi dan melakukan pendampingan kepada masyarakat, baik dalam bentuk modal usaha, manajemen, dan pemasaran produk. Karena masyarakat Tegal Waru umumnya adalah pebisnis yang mempunyai usaha rumahan, Tatiek akhirnya menggagas sebuah Kampung Wisata Bisnis Tegal Waru. Dia pun mulai memahami psikologi masyarakat pedesaan yang sebetulnya mudah dirangkul asalkan dilakukan dengan pendekatan silaturahmi yang baik.

Di sela kesibukannya yang padat, Tatiek menyempatkan waktu berbincang dengan NooR. Berikut kutipannya:
Mengapa ibu begitu ingin menjadikan kampung Tegal Waru sebagai pusat usaha dan kapan tercetusnya?

Sebagai perempuan dan tinggal di desa, saya mempunyai impian mengubah wajah desa menjadi lebih berwarna, lebih mandiri secara finansial. Saya tidak ingin melihat banyak perempuan yang menikah muda dan tak jarang menjadi janda di usia belia. Saya juga melihat warga desa sebenarnya gemar berbisnis, tapiĀ tidak mampu mengembangkan bisnisnya. Salah satu contohnya banyak industri rumahan yang membuat selai kelapa, tapi air kelapa, arang, dan dagingnya tidak dimanfaatkan. Padahal, itu bisa dibikin nata de coco, arang, hiasan bunga, dan kancing. Kebanyakan dari mereka tidak tahu mengenai pemanfaatan limbah. Hal inilah yang membuat saya harus memutar otak untuk memberdayakan mereka.

Teks: Shiera Heltiani | Foto: Shiera Heltiani & Dok. pribadi | Stylist: Maya

 

Baca selengkapnya di Majalah NooR Volume XII tahun 2014

]]>
https://www.wisatabisnistegalwaru.com/sang-pelopor-kampung-bisnis-dari-tegal-waru/feed/ 0
PEREMPUAN PELOPOR KAMPUNG WISATA https://www.wisatabisnistegalwaru.com/perempuan-pelopor-kampung-wisata/ https://www.wisatabisnistegalwaru.com/perempuan-pelopor-kampung-wisata/#respond Fri, 28 Jul 2017 04:19:33 +0000 http://www.wisatabisnistegalwaru.com/?p=217 Bogor, Konde.co – Jika Anda jenuh dengan rutinitas yang tiap hari melulu melakukan aktivitas yang sama, atau penat menghadapi kemacetan Jakarta, cobalah datang ke kampung ini.

Kampung Tegalwaru, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Kampung yang lokasinya tak jauh dari Kampus Institut Pertanian (IPB) Bogor ini memberikan perspektif berbeda tentang sebuah wirausaha, kampung, dan semangat warganya.

Berwisata di kampung yang masih asri, sejuk, dan tenang ini Anda akan disuguhi aneka macam usaha yang dibangun dari semangat yang luar biasa warganya.

Siang itu cuaca cukup terik. Odong-odong yang dinaiki para pengunjung berkaos orange sebanyak 15 orang berputar-putar, turun dari satu tempat ke tempat lain. Karena jumlah peserta sebanyak 30 orang lebih odong-odong terpaksa harus bolak-balik menjemput dan mengantar para pengunjung Kampoeng Wisata Bisnis Desa Tegalwaru yang berasal dari sebuah perbankan.

Biasanya ada dua odong-odong yang mengantarkan pengunjung. Namun hari itu satu odong-odong mengalami kerusakan, jadi terpaksa hanya satu odong-odong berwarna hijau yang bisa beroperasi.

Di antara para pengunjung terdapat seorang perempuan berjilbab yang senantiasa mendampingi dan menjawab segala pertanyaan para pengunjung tentang sentra usaha di Desa Tegalwaru. Dia adalah Tatiek Kancaniati (42). Pendiri dan pelopor Kampoeng Wisata Bisnis Tegalwaru.

Nama Tatiek di desa dengan jumlah penduduk sekitar 12.123 jiwa ini cukup familiar. Apalagi di mata para pemilik usaha di Desa Tegalwaru. Badrusalam atau yang akrab disapa Ibad (52), pemilik gerai Midpertas misalnya. Ia mengenal Tatiek sudah cukup lama, apalagi ibu dua anak ini merupakan warga setempat. Namun kedekatannya mulai intens sejak Tatiek membuat gagasan mendirikan Kampoeng Wisata Bisnis.

Ibad bercerita UKM yang ia dirikan pada 1998 mulanya hanyalah sebuah usaha rumahan yang hanya membuat tas satu dua buah. Ia terpaksa membuat tas karena tempat kerjanya di Jakarta hangus dari amukan massa saat peristiwa huru-hara 98.

“Saya tak berani berangkat ke Jakarta karena takut,” katanya kepada penulis.

Tak ingin menganggur terlalu lama juga karena dapur harus tetap mengepul Ibad berinisiatif membuka usaha sendiri. Kala itu ia tak memiliki mesin jahit. Ia meminjam saudaranya untuk membuat tas. Tas buatannya ia titipkan ke toko-toko penjualan tas di sekitar Bogor. Hingga suatu hari di tahun 2001 sebuah perusahaan mengajaknya bekerjasama dan bersedia mendanai usahanya.

Perlahan usaha Ibad berkembang. Ia mempekerjakan 100 lebih pekerja yang khusus membuat tas. Namun Ibad mengaku mengalami kesulitan dalam memasarkan produknya. Lantas pada 2010 Tatiek mengajak UKM-nya bersama-sama belasan UKM lainnya untuk bergabung menjadi salah satu tujuan wisata bisnis.

Tatiek kemudian menawarkan program dengan menjadikan Desa Tegalwaru sebagai Kampoeng Wisata Bisnis supaya UKM di desanya dikenal masyarakat di luar Tegalwaru. Kini, sejak kampungnya menjadi kampung wisata bisnis usaha Ibad terus berkembang. Dalam sepekan ia bisa mendapat pesanan 300 lusin atau sekitar 1.000 lusin tas setiap bulannya.

“Saya merasakan manfaat langsungĀ  usaha bu Tatiek yang mendirikan Kampoeng Wisata Bisnis. Karena produk saya akhirnya dikenal banyak orang,” ujarnya.

Dari usahanya dalam sebulan Ibad menerima omzet ratusan juta rupiah. DanĀ  empat tahun belakangan ia telah memiliki gerai yang diberi nama Midpertas untuk memasarkan tasnya. Lokasinya tepat berada di seberang depan rumah yang digunakan sebagai tempat pembuatan tas. Jadi, setelah mengetahui proses pembuatan tas para pengunjung bisa melihat langsung hasilnya di gerai. Harga tas yang dipatok juga relatif murah, berkisar Rp 40 ribu hingga Rp 300 ribu.

Tak hanya Ibad yang mendapat banyak manfaat dari pembentukan Kampoeng Wisata Bisnis di desanya. Sutiah (62), pengelola kebun herbal ‘Imah Sehat’ juga memberikan pengakuan yang sama. Ia mengatakan, sebelum ada Kampoeng Wisata Bisnis, kebun herbal beserta hasil pengolahan obat-obatan herbal yang ia namai Sari Sehat hanya diketahui masyarakat sekitar. Namun, kondisinya berubah pesat begitu Kampoeng Wisata Bisnis dibentuk.

Saat ini produk tanaman herbalnya dikenal luas dan banyak masyarakat di luar Bogor dan Jakarta bahkan sampai Hong Kong memesan produknya.

 

Sumber : Konde.co

]]>
https://www.wisatabisnistegalwaru.com/perempuan-pelopor-kampung-wisata/feed/ 0